10 Fakta Tentang Danau Kelimutu

0
158

Siapa yang tak kenal dengan Danau Kelimutu, danau yang berada di Gunung Kelimutu yang merupakan gunung berapi yang berlokasi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, lebih tepatna berada di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, dan memiliki ketinggian 1.639 M diatas permukaan laut. Tahukah anda bahwa Gunung Kelimutu memiliki 3 buah danau pada puncak gunungnya, ketiga danau ini memiliki tiga warna yang berbeda juga nama yang berbeda, seiring perjlanan waktu warna dari danau ini terus berubah-rubah, hal ini yang menjadi pesona tersendiri bagi Gunung Kelimutu, yang mana banyak menarik perhatian wisatawan, maka dari itu ketahuilah 10 Fakta Tentang Danau Kelimutu di bawah ini yang perlu kamu ketahui :

  1. Nama Danau Kelimutu

Seperti yang sudah disebutkan diatas, Gunung Kelimutu memiliki 3 danau kelimutu dengan nama yang berbeda-beda, yakni  Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang artinya danau pemuda dan gadis yang memiliki kedalaman mencapai 127 meter, Tiwi Ata Mbupu yakni Danau Orang tua dengan kedalaman mencapai 67 meter, dan Tiwu Ata Polo yang memiliki kedalaman 64 meter.

  1. Danau yang Paling Sering Berubah Warna

Tahukah anda bahwa danau Tiwu Ata Polo merupakan danau yang paling sering berubah warna, terhitung sudah 44 kali menampakan warna nya dari tahun 1915-2011, diketahui Tiwu Ata Polo adalah salah satu sumber air bagi Sungai Ria Mbuli yang kerap mengalir di Gunung Kelimutu.

  1. Luas ketiga Danau Kelimutu

Ternyata Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai merupakan danau terbesar diantara ketiga danau tersebut, terhitung Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai memiliki luas sekitar 5,5 hektar dengan warna khas nya yakni hijau lumut, danau kedua terbesar adalah Tiwu Ata Mbupu dengan luas sekitar 4,5 hektar dengan warna nya yang hijau, dan yang terakhir Tiwu Ata Polo dengan luas 4 hektar.

  1. Penyebab Perubahan Warna
Info Lainnya:  Curug Cileat Subang: Curug Tersembunyi Dengan 5 Tingkatan Air Terjun

Perubahan warna yang terjadi pada Danau Kelimutu, disebutkan oleh para ilmuan lantaran terjadinya perubahan dari gas gunung api, bisa juga disebabkan adanya zat besi dalam fluida dan menghasilkan warna cokelat tua dan merah, sedangkan untuk warna hijau sendiri disebabkaan oleh biota alam yakni layaknya lumut-lumut, erosi dinsing danau pun mampu mempengaruhi dari perbuahan Danau Kelimutu sendiri.

  1. Ancaman Danau Kelimutu

Merupakan gunung api dan rawan terhadap gempa bumi, mampu membuat dinding-dinding dari ketiga danau tersebut mampu mengalami longsor jika hal demikian terjadi, karena sudut kemringin yang dimiliki mencapai 70 derahat dan ketinggiannya yang mencapai 50 hingga 150 meter, dan yang berbahaya yakni hadirnya smapah-sampah yang dihasilkan oleh para wisatawan baik pedangang setempat maka lazimnya bagi anda yang berkunjung ke danau kelimutu harus turut menjaga kebersihan dari danau kelimutu.

  1. Tercatat bahwa gunung kelimutu terakhir meletus pada tahun 1968 silam.
  2. Diketahui perubahan pertama kalinya pada ketiga danau tersebut terjadi pada sekitar tathun 1886 dan menjadi sesuatu yang mengaggumkan.
  3. Monyet Penjaga

Tahukah anda disekitaran tebing dari danau kelimutu terdapat  ‘penunggunya’ yakni 3 monyet yang berada di ranting-ranting pohon yang berada di bibir tebing danau kelimutu, namun anda tak perlu khawatir mereka hanya akan duduk-duduk saja dan kadang menghilang menuju tempat lain.

  1. Tiwu Ata Mbupu tempatnya para arwah

Dipercaya bahwa danau tiwu ata mbupu dengan warna nya yang hijau tosca sebagai tempat berkumpulnya para arwah, tak heran jika Tiwu Ata Mbupu dikenal sebagai Danau Orang Tua, menurut cerita setempat, jika orang yang meninggal dalam keadaan sudah tua dan selalu berbuat baik terhadap sesama maka akan masuk ke danau Tiwu Ata Mbupu, sedangkan untuk mereka yang masih muda dan belum meikah namun kerap berbuat baik saat hidupnya mereka akan dimasukan ke danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, dan bagi mereka yang selalu berbuat tercela makan akan berkumpul di danau Tiwu Ata Polo.

  1. Pemasukan Wisata bagi Danau Kelimutu
Info Lainnya:  Gunung Lembu: Melihat Indahnya Waduk Jatiluhur Dari Ketinggian Purwakarta

Karena keindahannya yang mempesona membuat banyak wisatawan berbondong-bondong mengunjungi Danau Kelimutu, untuk pemasukan pariwisata sendiri tercatat danau kelimutu mampu menghasilkan hingga 2 miliar setiap tahunnya, pada tahun 2015 saja danau kelimutu menarik banyak wisatawan sapai 62.975 orang dan mearup keuntungan sekitar 2.4 miliar.