17 Fakta Bunga Edelweis, Si Cantik yang Kerap Diganggu

0
103

Anaphalis javanica atau yang lebih dikenal dengan nama Edelweiss Jawa atau bahkan dikenal sebagai Bunga Senduro, beberapa mempercayai bahwa bunga edelweiss merupakan bunga abadi. Bunga edelweiss tumbuh subur di daerah pegunungan tinggi, bunga edelweiss sendiri mampu mencapai ketinggian hingga 8 meter dan memiliki batang sebesar kaki manusia yang umumnya memang tidak melebihi 1 meter.

Dilansir dari salah satu situs berita online, edelweiss merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda yang ada di hutan baik pegunungan dan mampu mempertahankan hidupnya di atas tanah yang tandus sekalipun, saat ini bunga edelweiss sendiri ditetapkan sebagai tumbuhan/tanaman langka yang dijaga keindahannya, maka bagi anda yang hendak mendaki gunung dan menemukan bunga edelweiss sebaiknya urungkan niat anda untuk memetiknya. Berikut 17 fakta menarik mengenai bunga edelweiss yang perlu anda ketahui :

  1. Bunga yang Terancam Punah

Dipercaya sebagai Bunga Abadi yang disandang oleh bunga edelweiss membuat banyak orang yang ingin menyimpannya dan memetiknya, namun perlu anda ketahui kini bunga edelweiss merupakan bunga yang di lindungi, bahkan sekarang ada hukum bagi mereka yang melanggar, boleh jadi anda bisa di blacklist dari gunung yang anda petik bunganya dan tidak boleh lagi datang ke area wisata pegunungan tersebut.

  1. Tahukah anda bahwa pada tahun 2003 silam, keindahan dari bunga edelweiss ini mampu menarik perhatian pos Indonesia sehingga dijadikan sebagai gambar pada perangko di tahun tersebut.
  2. Bunga edelweiss biasanya hanya tumbuh pada ketinggian sekiatr 200 mdpl ke atas, hal ini juga dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban dari ketinggian tempat tersebut.
  3. Pertama kali di temukan

Menurut sejarah, ditemukannya bunga edelweiss pertama kali pada tahun 1819 silam oleh seorang naturalis dari Jerman yang bernama Goerg Carl Reunward di lereng Gunung Gede, kemudian di teliti oleh botanis asal jerman yang bernama Carl Heinrich Schutz.

  1. Lagu tentang Bunga Edelweiss
Info Lainnya:  Wisata Bandungan

Pada tahun 1965 film The Sound Of Music menyanyikan sebuah lagu tentang bunga abadi ini.

  1. Pohon Edelweis yang berbunga

Pohon edelweiss sendiri biasanya berbunga hanya saat musim hujan telah berakhir, agar pancaran dari matahari datang secara intensif yakni terjadi pada bulan april sampai september.

  1. Di Gunung Leseur baru akan menemukan setelah 2 hari pendakian

Sedangkan untuk pendakian menuju gunung leseur dari Kedah, Kabpaten Gayo Lues, pendaki baru akan menemukan bunga edelweiss yakni setelah menempuh perjlanan selama 2 hari, dan berada di ketinggian 2891 mdpl, dan tidak ditemukan lagi di beberapa titik pendakian Gunungg Leseur

  1. Bunga Edelweis Indonesia berbeda

Tahukah anda bahwa Bunga Edelweiss yang ada di Indonesia dan luar negeri itu berbeda? Di luar negeri, bunga keabadian itu bunga Leontopodium Alpinum, sedangkan di Indonesia adalah Anaphalis Javanica.

  1. Rata-rata pohon edelweis hanya tumbuh setinggi 1 hingga 4 meter pada gunung-gunung di pulau jawa.
  2. Bunga edelweis yang di petik akan mengembang jika kita menyimpan di suhu ruangan yang berbeda dari biasanya, sedangkan saat musim hujan bunga edelweiss akan kembali menyusut.
  3. Di austria, bunga edelweiss dijadikan sebagai bunga nasional, yakni Leontopodium Alpinum.
  4. Karena terancam punah, lambat laun mitos dari bunga edelweiss ini luntur, sebagian menganggap hanya mitos, namun beberapa masih menanggapinya dengan sesuatu yang benar akan terjadi.
  5. Di objek wisata daerah tinggi seperti dieng, bunga edelweiss yang dijual merupakan hasil dari budidaya para petani edelweiss, bunga edelweis selain warna putih kecoklatan merupakan hasil dari pewarnaan buatan, sedangkan yang hasil dari budidaya akan lebih gemuk dan subur berbeda dengan bunga edelweis di alam bebas.
  6. Meski kehadirannya terancam punah, namun sekarang di pos-pos pendakian jarang terdapat petugas yang merazia para pendaki yang bandel memetik bunga edelweiss.
  7. Nama bunga abadi sendiri diberikan karena adanya hormon yang mampu mencegah keronrokan dari bunga edelweiss.
  8. Disukai oleh 300 jenis serangga
Info Lainnya:  Wisata Bandungan

Bunga edelweiss sendir memang sangat disukai oleh 300 lebih jenis serangga, layaknya lalat, kupu-kupu, tirip, lebah, tabuhan dan lainnya.

  1. Memperbanyak edelweiss dengan pemotongan cabangnya

Menurut penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bunga edelweiss mampu diperbanyak dengan cara memotong cabang-cabangnya, hal ini untuk mengurangi tekanan dari populasi liar.