Candi Cangkuang dan Kawasan Kampung Pulo Garut

0
20

candi cangkuang merupakan objek wisata yang memiliki sejarah yang cukup terkenal didaerah garut. Candi cangkuang salah satu candi peninggalan zaman hindu di jawa barat. Berlokasi di desa cangkuang, kecamatan leles, kabupaten garut. Adapun objek wisata candi cangkuang berada ditengah situ atau danau kecil, rute menuju daerah candi cangkuang mudah dijangkau dari kota bandung.

Selain wisata candi cangkuang terdapat juga kampung adat tradisional yang bernama Kampung Pulo. Candi cangkuang berdiri pada abad 8 Masehi adalah peninggalan pada masa hindu di Jawa Barat. Selanjutnya anda juga bisa melihat benda – benda peninggalan pada masa hindu di museum Candi Cangkuang dan tulisan sejarah Candi Cangkuang. Salah satu yang menarik dari Candi Cangkuang pada masa hindu, di kawasan candi juga terdapat banyak peninggalan pada masa islam di Jawa Barat. Terdapat pula makam Embah Dalem Arief Muhamad yaitu seorang leluhur yang dipercaya oleh penduduk Kampung Desa Cangkuang, makam tersebut bersebelahan dengan Candi Cangkuang.

Sejarah Candi Cangkuang

Candi cangkuang pertama kali ditemukan  oleh seorang peneliti yang bernama harsoyo yaitu pada tahun 1966, menurut laporan Vordeman yang terdapat di buku Notulen Bataviaasch Genotschap terdapat sebuah arca yang sudah rusak dan makam kuno terletak di bukit Kampung Pulo. Pada saat penelitian terdapat reruntuhan batu bangunan candi dan terdapat pula sebuah serpihan batu – batu serta pisau yang diprediksi merupakan zaman peninggalan megalitikum. Candi Cangkuang diperkirakan berdiri pada abad ke 8 M berdasarkan batuan yang tidak mempunyai relief.

  • Makam Embah Dalem Arief Muhamad

Selain itu bukan hanya bangunan bebatuan candi saja, disana pun terdapat makam yang merupakan seorang leluhur yang dipercaya oleh warga Kampung Pulo yang menyebarkan agama islam di Jawa Barat. Yang bernama Embah Dalem Arief Muhamad, dalam sejarahnya beliau salah satu prajurit yang berhasil menggagalkan penjajah saat perang. Namun beliau tidak memutuskan pergi ke kampung halamannya, melainkan menyebarkankan agama islam pada warga sekitar. Salah satu peninggalannya terdapat Al-Quran dari media kulit kayu, buku fiqih, lukisan dan peninggalan yang lainnya.

  • Wisata Kampung Pulo
Info Lainnya:  Museum Barli: Melihat Indahnya Karya Seni Hasil Seniman Bandung

Nah, selain berkunjung ke museum candi cangkuang anda bisa datang ke kampung pulo yang merupakan suatu desa kecil yang terdiri dari enam rumah dimana ditempati oleh enam kepala keluarga.

Lokasi Candi Cangkuang

Objek wisata yang mempunyai usur sejarah ini berada di Kampung Pulo, Desa Cangkuang Kecamatan, Leles, kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Untuk menuju tempat tersebut, dari alun – alun leles menggunakan kendaraan mobil atau motor hanya menempuh kurang lebih 20 menit.

Candi Cangkuang Transfortasi menuju

Untuk menuju kawasan candi ini anda menempuh perjalanan sekitar 250 meter, begitupun harus  menyebrang menggunakan rakit yang bisa mengangkut penumpang yang banyak.untuk biaya sewa cukup membayar Rp.5.000 per orang (pulang pergi). Sambil menikmati panorama alam yang indah dan menikmati udara yang sejuk, anda juga bisa berkunjung ke Kampung Pulo yang terdapat makam embah Dalem Arief Muhamad.

Harga Tiket masuk Candi Cangkuang                      :Rp.5.000,- per orang

Harga Parkir                                                                        :Rp.3.000,- untuk motor

:Rp.5000,- untuk mobil

:Rp.13.000,- untuk Bus

Harga Sewa Rakit                                                             :RP.5000,- per orang

Penginapan

Jika berkunjung ke Candi Cangkuang, disana menyediakan penginapan dengan fasilitas cukup lengkap dan nyaman bagi pengunjung. Untuk lokasi penginapan tidak jauh dari area parkir Candi Cangkuang, adapun harga per malamnya sekitar Rp.250.000 – Rp.300.000,-.