DESTINASI WISATA PULAU MOROTAI YANG WAJIB DIKUNJUNGI

0
215

Pulau Morotai merupakan salah satu pulau yang berada di provinsi Maluku Utara. Letaknya juga berada disisi paling utara provinsi. Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang memiliki potensi wisata menjanjikan terutama dari sektor wisata baharinya. Kekayaan biota laut di pulau ini telah berhasil menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Disamping itu, Pulau Morotai juga kaya akan nilai sejarah terutama pada masa Perang Dunia II. Pasalnya, dulu pulau ini menjadi tempat pertahanan bagi koloni Jepang selama perang berlangsung. Pulau Morotai memiliki letak yang menarik dan strategis yakni berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Filipina. Karena lokasinya inilah, ia dijadikan tempat pertahanan Jepang. Fakta sejarah tersebut dibuktikan dengan adanya berbagai artefak yang masih tersisa berupa landasan pacu, bangkai kapal perang, meriam altileri, bunker, serta koleksi benda-benda bersejarah yang ada di museum.

Rekomendasi Destinasi Wisata di Pulau Morotai

Pulau Morotai kaya akan nilai sejarah yang tidak jarang membuat wisatawan lebih penasaran untuk berkunjung. Ini membuat Pulau Morotai menjadi salah satu destinasi wisata yang unik dan wajib untuk dikunjungi. Ada banyak hal yang bisa dipetik dengan berkunjung ke pulau ini seperti mengenal lebih jauh sejarah, sampai kebudayaan masyarakat setempat. Untuk itu, berikut beberapa rekomendasi destinasi wisata di Pulau Morotai untuk dikunjungi:

Pulau Sum Sum

Pulau Sum Sum merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Pulau Morotai. Ia memiliki nilai sejarah yang tinggi terkait dengan Perang Dunia II. Masyarakat setempat menyebutnya dengan Pulau Zum Zum, yang dulunya tempat ini merupakan tempat peristirahatan Jenderal  Douglas Mc. Arthur. Ia merupakan pemimpin pasukan sekutu untuk kawasan Asia Pasifik. Dilokasi ini, pengunjung akan menemukan monumen bertuliskan Zum Zum Mc. Arthur Island. Beberapa hal yang bisa pengunjung temukan ketika berada dipulau ini diantaranya puing-puing rumah bekas hunian Mc. Arthur, Gua yang dulunya merupakan pusat komando dan pendaratan tank amfibi, Monumen Mc. Arthur, serta bekas helipad yang lokasinya ada dibibir pantai pulau ini. Pulau ini sendiri lokasinya tidak begitu jauh dari ibukota Morotai karena hanya berjarak 8 km. Untuk mencapai pulau, pengunjung harus menyewa speedboat dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Info Lainnya:  15 Destinasi Wisata Nganjuk Yang Menarik Dan Populer

Pulau Ngelengele

Selain napak tilas sejarah, pengunjung juga bisa lebih mengenal budaya masyarakat lokal di Pulau Morotai dengan berkunjung ke destinasi wisata Pulau Ngelengele. Disini pengunjung dapat menyaksikan langsung gaya hidup masyarakat lokal dimana sumber pencaharian utamanya yaitu budidaya ikan dan mutiara. Ditempat ini, pengunjung akan menemukan berbagai lokasi budidaya berupa barisan tong yang terapung namun terikat kuat dibibir pantai. Disinilah ikan kerapu di budidayakan. Yang unik lainnya ialah budidaya tiram mutiara. Mutiara yang dihasilkan dari budidaya di pulau ini sudah diekspor ke berbagai negara didunia. Disini pengunjung dapat bersantai dengan menikmati keindahan pantai yang memiliki hamparan pasir putih yang lembut. Pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan speedboat dalam waktu kurang lebih 45 menit jika tujuan utamanya Pulau Ngelengele besar. Namun jika yang dituju Pulau Ngelengele kecil maka waktu tempuhnya lebih singkat yaitu sekitar 30 menit.

Tanjung Gorango

Ini merupakan lokasi pantai yang memiliki pesona eksotis yang memikat mata para wisatawan. Disini pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai bongkahan karang serta tebing-tebing yang membingkai suasana indah pantai. Pantai ini memang memiliki lokasi yang cukup jauh untuk diakses. Untuk bisa mencapai pantai ini, pengunjung harus melewati Kota Doruba baru bisa mengakses Tanjung Gorango. Waktu tempuh mencapai lokasi kurang lebih mencapai 3 jam lamanya. Namun semua penat yang disebabkan perjalanan jauh akan terbayar ketika menginjakkan kaki ditempat ini. Air laut yang jernih kebiruan serta suasana alam yang menenangkan membuat semua rasa penat menghilang seketika. Lokasi ini juga cocok untuk dijadikan lokasi foto baik untuk koleksi pribadi maupun foto prewedding.

Air Terjun Leo-Leo

Selain pantai, Pulau Morotai juga punya destinasi wisata air terjun bernama Leo-Leo. Air terjun ini tepatnya berada di desa Leo-Leo, Pulau Bau. Air terjun ini terbilang pendek karena hanya memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Yang unik dari air terjun ini ialah tebingnya yang berundak sehingga aliran air terjun menjadi bertingkat-tingkat. Ini membuat pemandangan air terjun terlihat lebih menarik dan tidak biasa karena menghadirkan suasana yang berbeda dari air terjun kebanyakan di Indonesia. Untuk bisa mengakses lokasi air terjun ini, pengunjung harus trekking yang memakan wkatu tempuh sekitar 45 menit jika berangkat dari desa Leo-Leo. Namun tidak perlu pesimis karena disepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhkan dengan pesona 3 aliran sungai kecil yang indah. Untuk bisa mencapai desa Leo-Leo, sebelumnya pengunjung harus menggunakan speedboat yang berangkat dari kota Doruba. Perjalanan akan ditempuh sekitar 2 jam.

Info Lainnya:  Darajat Pass Garut: Nikmatnya Berendam Air Panas Di Atas Ketinggian Kota Garut

Pulau Kokoya

Pulau Kokoya juga lokasinya tidak jauh dari Kota Doruba yakni hanya memakan waktu tempuh sekitar 30 menit. Hal menarik dari pulau ini tentu saja keindahan pantainya yang terdiri dari air laut yang jernih serta pasir pantai putih yang menyelimuti tepi pantainya. Ini merupakan lokasi yang pas untuk snorkeling karena volume ombak cenderung tenang. Keindahan alam bawah lautnya sangat indah dan tidak tergambarkan. Pengunjung harus merasakan langsung bagaimana rasanya berinteraksi dengan berbagai biota laut di Pulau Kokoya ini. Di tepi pantai juga terdapat dermaga kayu yang cocok untuk dijadikan lokasi foto yang strategis serta instagrammable. Lokasi ini cocok bagi pecinta fotografi yang sedang memburu landscape yang menawan di Pulau Morotai.

Pulau Dodola

Masih seputar pulau, Morotai punya Pulau Dodola yang merupakan salah satu destinasi wajib untuk dikunjungi. Pulau ini dibagi menjadi dua yaitu Dodola besar dan Dodola kecil. Keduanya hanya terpisahkan dalam jarak 500 meter saja. Yang unik ialah pulau ini akan terpisah saat airnya surut. Pantai disini memiliki pasir putih yang indah. Suasana disekitar pulau secara keseluruhan masih sangat terjaga kebersihannya sehingga nyaman bagi para wisatawan untuk menghabiskan waktu disini. Untuk fasilitasnya sendiri sudah cukup lengkap seperti jetski, penginapan, tempat makan, dll. Berbagai aktivitas yang berhubungan dengan pantai mulai dari renang, snorkeling, dan diving aman untuk dilakukan di pulau ini.

Pantai Gorua

Destinasi wisata bahari lainnya di Pulau Morotai ialah Pantai Gorua yang berlokasi di kecamatan Morotai utara, tepatnya di desa Gorua. Ini merupakan lokasi yang tepat bagi travelers yang ingin menghabiskan waktu liburan di Pulau Morotai lebih lama. Suasana di desa Gorua cenderung damai dengan masyarakatnya yang ramah dan sangat terbuka dengan wisatawan. Pantainya yang indah dan jernih menjadi alasan mengapa banyak wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung kesini. Selain wisata bahari, disini juga pengunjung bisa mengenal lebih jauh budaya lokal terlebih disini terdapat beberapa makan yang dikeramatkan masyarakat setempat. Spot favorit wisatawan lainnya di pantai ini ialah dermaga atau jembatan yang menghubungkan desa hingga ke tengah pantainya.

Info Lainnya:  10 Tempat Wisata Kota Cibubur Yang Paling Populer

Museum Museum Perang Dunia II

Di Kota Doruba, ada museum Perang Dunia II yang wajib untuk dikunjungi jika sedang berlibur ke Pulau Morotai. Spot wisata yang satu ini menarik perhatian banyak wisatawan terutama wisatawan mancanegara yang berasal dari Australia dan Amerika. Mereka penasaran dengan bukti-bukti peningggalan sejarah jaman Perang Dunia II yang masih tersisa di tempat ini. Berbagai koleksi benda bersejarah disini merupakan benda-benda yang berhasil ditemukan warga sekitar yang kemudian disumbangkan ke museum. Meskipun museum ini tidak terlihat megah, namun didalamnya memiliki berbagai koleksi yang kaya akan nilai sejarah pada masa Perang Dunia II.