Panduan Lengkap Mendaki Gunung Merbabu Yang Wajib Diketahui

0
63

Gunung Merbabu memiliki daya tarik tersendiri yang bisa bikin anda tidak sabar ingin segera menjajal pesonanya. Gunung ini berlokasi diantara tiga  kabupaten di Jawa Tengah yaitu Salatiga, Magelang, dan Boyolali. Gunung ini sendiri memiliki ketinggian kurang lebih 3.124 meter diatas permukaan laut. Jika dibanding dengan gunung lainnya di Indonesia, gunung ini memiliki tinggi yang diatas rata-rata. Selain puncak yang menjadi destinasi utamanya, masih ada beberapa spot yang bisa dinikmati keindahannya sambil melakukan pendakian.

Gunung Merbabu pernah meletus di tahun 1560 dan 1797. Namun, gunung ini dikategorikan sebagai gunung yang aman untuk melakukan aktifitas pendakian. Merbabu cocok untuk menjadi lokasi pendakian baik untuk professional atau pemula sekalipun. Meskipun medan sedikit menantang, namun ada beberapa jalur yang bisa dipilih. Yang menjadi tantangan pendaki ialah kondisi alamnya yang lebih terbuka misalnya saja banyak spot sabana yang menjadi trek yang harus dilalui.

Untuk mendaki Merbabu, ada beberapa jalur khusus pendakian yang bisa dipilih yaitu:

  • Jalur Selo via Boyolali
  • Jalur Chuntel via Magelang
  • Jalur Thekelan via Magelang
  • Jalur Suwanting via Magelang
  • Jalur Wekas via Magelang

Menurut para pendaki yang sudah pernah mendaki ke Gunung Merbabu, Jalur Selo dianggap sebagai jalur yang paling mudah untuk ditempuh terutama jika pendaki termasuk kategori pemula. Tidak heran jika jalur ini pula yang menjadi jalur terpopuler dibanding jalur lainnya. Disepanjang jalur pendakian, akan ada banyak hal yang bisa dinikmati oleh pendaki mulai dari hutan pinus, padang rumput, sampai kebun bunga edelweiss.

Panduan menuju setiap basecamp jalur pendakian Gunung Merbabu

Setiap jalur pendakian menuju Gunung Merbabu memiliki basecamp masing-masing yang harus pendaki tempuh sebelum memulai pendakian. Untuk bisa mencapai lokasi tergantung darimana pendaki berangkat. Berikut panduan lengkap tentang masing-masing jalur pendakian:

Jalur Selo

Jika menggunakan Jalur Selo, pengunjung bisa menggunakan kendaraan bus jurusan Magelang-Boyolali untuk bisa mencapai basecamp dan turun di Polres Selo. Perjalanan dilanjutkan menggunakan jasa ojeg atau berjalan kaki agar sampai di basecamp. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 15 menit. Pendaki tidak akan sulit menemukan lokasi karena ada papan nama jalur pendakian yang tertera dengan jelas di gerbang awal lokasi pendakian. Sampai di basecamp, pendaki harus melakukan registrasi dan membayar Rp 15.000/orang. Bagi yang membawa motor sendiri maka harus membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000/motor. Jangan lupa untuk membawa KTP atau SIM karena akan digunakan sebagai pendataan ketika registrasi.

Info Lainnya:  Curug Cileat Subang: Curug Tersembunyi Dengan 5 Tingkatan Air Terjun

Selesai registrasi, pendaki bisa langsung melakukan pendakian. Sepanjang jalan menuju Pos 1, pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan hutan pinus yang seringkali dijadikan camping ground juga. Perlu waktu 1 jam untuk bisa sampai di Pos 1. Usai beristirahat di Pos 1, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Pos 2 dimana pendaki akan melewati hutan hujan tropis. Untuk sampai di Pos 2, diperlukan waktu tempuh sekitar 45-60 menit karena ada trek yang cukup berat untuk dilalui yaitu berupa tanjakan terjal.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pos 3, dimana pendaki akan melewati jalur pendakian terbuka. Disini, pendaki harus mulai menjaga stamina karena jalur pendakian yang semakin menanjak. Namun pendaki juga akan disambut dengan pemandangan indah berupa hamparan bunga edelweiss disekitar lereng gunung. Untuk bisa sampai di Pos 3 dibutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju Pos 4 dimana jalur pendakian berupa tanah merah akan dilalui pendaki. Pendaki bisa mendirikan tenda diarea terbuka sambil menikmati hamparan padang rumput yang indah. Untuk bisa sampai di Pos 4 dibutuhkan waktu sekitar 60 menit. Pos 4 sering juga disebut dengan Sabana 1 karena lokasinya yang terletak dipinggir sabana.

Perjalanan dilanjutkan menuju Pos 5 atau Sabana 2. Pendaki juga bias memilih lokasi ini untuk mendirikan tenda untuk bermalam sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak nantinya. Perjalanan akan dimulai lagi saat dini hari untuk berburu sunrise. Jalur menuju puncak akan semakin menanjak namun bunga edelweiss akan lebih sering terlihat. Waktu yang dibutuhkan untuk bisa sampai yaitu sekitar 60 menit. Selanjutnya pendaki akan sampai di Puncak Kenteng Songo yang merupakan puncak tertinggi dari 7 puncak yang ada di Merbabu.

Jalur Chuntel

Untuk sampai di Basecamp Chuntel, pendaki tinggal mengambil arah menuju Kopeng. Ia ada tepat sebelum tikungan Kopeng. Ada petunjuk arah untuk mempermudah pendaki menemukan lokasi basecamp. Proses selanjutnya sama seperti melakukan pendakian menggunakan jalur Selo. Pendaki akan diharuskan melakukan registrasi dengan biaya yang sama dan ketentuan yang sama pula. Kemudian, pendakian bisa langsung dilakukan menuju Pos 1 yang akan memakan waktu kurang lebih 60 menit. Kemudian, perjalanan menuju ke Pos 2 biasanya memakan waktu sekitar 60 menit. Sesampainya di Pos 2, pendaki bisa beristirahat untuk kemudian melanjutkan pendakian ke Pos 3 yang membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit agar bisa sampai. Kemudian, perjalanan menuju Pos 4 dilanjutkan dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.

Setelah beristirahat sejenak di Pos 4, pendakian dilanjutkan menuju Pemancar dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit. Dari Pemancar, pendaki harus melanjutkan pendakian menuju Persimpangan dengan waktu tempuh sekitar 60 menit. Pendaki bisa memilih untuk mendirikan tenda di Pemancar ataupun di Persimpangan. Pendakian kemudian dilanjutkan menuju Puncak Syarif dengan waktu tempuh 20 menit. Jika ingin melanjutkan pendakian menuju Puncak Kenteng Songo maka membutuhkan waktu sekitar 60 menit.

Info Lainnya:  15 Tempat Kemping di Bandung yang Paling Populer

Jalur Thekelan

Selanjutnya pendakian Gunung Merbabu menggunakan jalur Thekelan. Sebelumnya pendaki harus tiba di lokasi basecamp. Lokasi bisa dicapai sebagaimana pendaki menggunakan rute Chuntel. Pendaki bisa mengambil jalur menuju arah Kopeng. Basecamp Thekelan ada disebelah kiri jalan. Tepat sebelum objek wisata Kopeng. Menemukan lokasi base camp tidaklah sulit karena kalaupun sedikit tersesat bisa bertanya ke warga sekitar dan mereka pasti tahu lokasi basecamp yang dimaksud.

Sesampainya di basecamp, pendaki bisa melakukan registrasi awal dan melakukan persiapan sebelum pendakian seperti memeriksa kelengkapan peralatan dll. Setelah selesai, perjalanan untuk melakukan pendakian bisa segera dimulai dimana yang dituju ialah Pos Pending. Waktu yang dibutuhkan agar sampai di lokasi ialah 60 menit. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju Pos 1 dengan memakan waktu tempuh sekitar 60 menit. Pendakian kemudian dilanjutkan menuju Pos 2 yang akan memakan waktu kurang lebih 60 menit. Begitupun perjalanan menuju Pos 3 yang juga memakan waktu sekitar 60 menit. Perjalanan akan dilanjutkan menuju Pos 2 dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.

Biasanya pendaki mendirikan tenda saat berada di Pos 4. Kemudian, perjalanan dilanjutkan menuju Pos  5 dengan waktu tempuh sekitar 60 menit. Dari Pos 5, pendaki bisa melanjutkan perjalanan menuju Puncak Syarif. Waktu tempuhnya kurang lebih 60 menit. Dari Puncak Syarif, pendaki bisa terus melanjutkan perjalanan menuju Puncak Kenteng Songo dalam waktu 60 menit. Di lokasi tempat mendirikan tenda yaitu di Pos 4, pendaki dapat menikmati sumber air untuk berbagai kebutuhan seperti membersihkan diri.

Jalur Suwanting

Bagi pendaki yang ingin menggunakan jalur Suwanting, maka bisa berangkat menggunakan jalur menuju Kopeng untuk bisa sampai di basecamp. Pendaki bisa menggunakan jalur Ketep Pass sampai menemukan pertigaan. Selanjutnya ambil jalur kiri dan lanjutkan perjalanan sepanjang 3 kilometer selanjutnya. Pendaki akan menemukan pertigaan lagi dengan gapura kecil disamping kiri jalan. Disitu terdapat papan petunjuk bertuliskan Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Suwanting. Perjalanan dilanjutkan sampai tiba di basecamp.

Kemudian, seperti biasa pendaki akan diharuskan untuk melakukan registrasi dan persiapan pendakian. Setelah semua dipastikan siap, maka pendakian bisa dimulai dengan tujuan pertama Pos 1. Waktu tempuh yang dibutuhkan yaitu hanya sekitar 30 menit saja. Namun perjalanan dari Pos 1 menuju Pos memakan waktu yang lebih lama yaitu kurang lebih 2,5 jam lamanya. Maka pendaki harus pandai menyiasati waktu istirahat agar stamina tetap terjaga. Perjalanan menuju Pos 3 juga memakan waktu yang lebih lama daripada sebelumnya yaitu sekitar 3 jam agar bisa sampai si Pos 3. Bisaanya, di Pos 3 inilah pendaki beristirahat dan mendirikan tenda.

Info Lainnya:  Curug Putri: Ini Dia Surga Tersembunyi Di Tanah Pandeglang Banten

Alternatif lain untuk mendirikan tenda yaitu di lokasi Sabana 3. Namun memang lokasi ini jarang dipilih karena kondisi yang kurang ideal dimana tidak ada penghalang angin. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dini hari menuju Puncak Kenteng Songo. Waktu tempuhnya sekitar 90 menit. Menariknya, pendaki tidak hanya bisa melihat pemandangan Gunung Merbabu sepanjang perjalanan tapi juga Gunung Andong.

Jalur Wekas

Jika menggunakan jalur Wekas, maka pendaki bisa mengambil jalur menuju Salatiga untuk bisa mencapai basecamp. Jalur tersebut akan mengarah ke Kopeng. Dari Kopeng, perjalanan bisa terus dilanjutkan hingga ke Kabupaten Magelang. Selanjutnya sama seperti sebelumnya, pendaki bisa menuju kearah Ketep Pass. Lokasi basecamp Wekas ada dijalur sebelah kiri jalan. Ia tepatnya berada dipertigaan yang menuju arah kecamatan Candimulyo. Sampai di basecamp pendaki melakukan registrasi seperti biasa.

Perjalanan untuk mendaki dimulai langsung menuju Pos 2 karena Pos 1 jalur Wekas ini sudah tidak digunakan lagi. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 3.5 jam. Dari Pos 2, pendakian dilanjutkan menuju Persimpangan. Ini memakan waktu yang lebih lama lagi yaitu sekitar 4 jam. Oleh karena itu, biasanya pendaki mendirikan tenda di Persimpangan ini. Dari Persimpangan, pendaki bisa melanjutkan perjalanan menuju Puncak Syarif dalam waktu yang cukup singkat yakni hanya sekitar 30 menit. Dari Puncak Syarif, pendaki bisa melanjutkan pendakian menuju Puncak Kenteng Songo dalam waktu sekitar 30 menit. Di Jalur Wekas ini terdapat trek yang disebut pendaki sebagai trek setan karena treknya yang panjang dan terjal.

Pastikan untuk melakukan persiapan yang menyeluruh sebelum melakukan pendakian. Meskipun medannya tidak begitu berat, namun kondisinya yang terbuka tanpa dilindungi hutan lebat membuat pendaki lebih mudah terpapar sinar matahari. Maka pastikan untuk selalu membawa sunblock. Ada beberapa titik yang bisa meneysatkan pendaki sehingga disarankan untuk melakukan pendakian saat masih terang. Biasanya menjelang maghrib merupakan waktu yang tepat untuk mendirikan tenda dan beristirahat dan perjalanan dilanjutkan saat dini hari. Pastikan untuk membawa peralatan dan perbengkalan yang mencukupi kebutuhan mendaki Gunung Merbabu.