Pulau Pahawang, Salah Satu Surga Wisata Tersembunyi Di Lampung Indonesia

0
24

Pulau Pahawang ini merupakan sebuah pulau yang ada di Lampung, namun keberadaannya masih tersembunyi dan belum banyak yang mengetahuinya. Kebanyakan orang berwisata ke Lampung ini akan mengunjungi Taman Nasional Way Kambas atau Teluk Kiluan. Pada dasarnya Pulau Pahawang ini merupakan sebuah pulau biasa yang memiliki enam desa dan luasnya sekitar 1084 hektar dan terbagi menjadi dua pulau, ada Pahawang Besar dan Pahawang Kecil.

Berlibur di Pulau Pahawang

Pulau Pahawang kini sudah memiliki sebutan di kalangan wisatawan yaitu “Surga Tersembunyi.” Karena lokasi wisata yang masih jarang dikunjungi wisatawan. Suasananya sangat cocok untuk penggemar snorkeling. Untuk merasakan sensasi berlibur di Pulau Pahawang ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata di Pulau Pahawang.

  1. Proses Menuju Pulau Pahawang

Untuk menuju Pulau Pahawang kita harus melalui jalur air. Begitupun untuk wisatawan yang berasal dari luar Lampung. Untuk yang berasal dari Pulau Jawa atau selain dari Lampung harus menuju ke Bandar Lampung terlebih dahulu melalui jalur udara. Setelah itu dari Bandar Lampung kita melanjutkan perjalanan ke kecamatan Punduh kabupaten Pesawaran. Barulah dari situ menuju Dermaga Ketapang menyeberang ke Pulau Pahawang. Dari dermaga tersebut menuju Pulau Pahawang bisa sekitar 2 jam lamanya atau jarak tempuh 25 kilometer. Selama perjalanan jangan khawatir akan bosan karena kita akan disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat indah. Para wisatawan akan dibawa menggunakan kapal motor.

  1. Daya Tarik Wisata di Pulau Pahawang

Ada banyak daya tarik wisata yang ada di Pulau Pahawang. Setelah sampai di Dermaga Ketapang sebelum menyeberang Pulau Pahawang, kita akan diberi perlengkapan snorkeling yaitu kacamata, alat bantu pernapasan dan scuba diving, tak lupa juga pelampung. Peralatan ini akan kita dapatkan jika mengikuti paket wisata yang menyediakan peralatannya. Sebelum tiba di Pulau Pahawang Besar, biasanya tourguide akan memberikan kita space untuk snorkling dengan spot pemandangan bawah laut yang terbaik. Snorkling bisa dilakukan bukan hanya bagi yang jago berenang saja, nyatanya yang tidak dapat berenang pun akan di pandu untuk bisa snorkling. Karena menggunakan pelampung, para tourguide hanya memberikan beberapa panduannya saja dan dipastikan keamanannya. Dari bawah laut kita akan mendapati pemandangan terumbu karang, biota laut yang beragam dan ikan-ikan kecil. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan laut saat kita snorkeling atau saat kita melihat sampah di bawah laut, kita bisa membantu menjaga alam.

Info Lainnya:  20 Tempat Wisata Hits Di Banyuwangi Ini Memiliki Keindahan Yang Tak Kalah Dengan Di Bali

Tersedia juga kantung untuk menyimpan smartphone dalam air. Itu bukan hanya berguna saat snorkeling saja, tapi juga diperjalanan. Biasanya cipratan air laut akan naik ke perahu jadi hanya untuk berjaga-jaga saat kita ingin mengambil foto atau video saat di perjalanan. Selain snorkeling kita juga dapat berjalan-jalan di sekitar pulau dengan menikmati pemandangan dengan suasana yang alami. Di Pulau ini juga memiliki hutan mangrove, kita dapat melihat-lihat flora fauna yang ada di sekitar sana.

  1. Perbedaan Pulau Pahawang Besar dan Kecil

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Pulau Pahawang ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu Pahawang Besar dan Kecil. Kedua-duanya memiliki perbedaan, di Pulau Pahawang Besar memiliki sejumlah penduduk, penginapan dan fasilitas wisata pendukung lainnya. Luasnya sekitar 1000 hektar dengan jumlah kepala keluarga tidak lebih dari 1000. Fasilitas umum yang tersedia disana seperti puskesmas, sekolah dan lain sebagainya. Di Pulau Pahawang Besar ini, pengunjung dapat menginap.

Berbeda dengan Pulau Pahawang Besar, di Pulau Pahawang Kecil tidak bisa semua pengunjung masuk ke dalam. Menurut penduduk sekitar, Pulau Pahawang Kecil merupakan sebuah pulau yang memiliki kepemilikan atau dikelola pribadi dan pemilik tersebut dikenal dengan nama mr. Joe. Di Pulau Pahawang Kecil terdapat sebuah cottage namun karena bersifat pribadi jadi tidak bisa digunakan oleh pengunjung.

  1. Tempat Wisata di Sekitar Pulau Pahawang

Tidak cukup sehari berwisata di Pulau Pahawang, kita dapat mengunjungi beberapa tempat wisata yang sekaligus berdekatan dengan pulau ini.

Pulau Kelagian Besar

Pulau Kelagian Besar ini secara umum tidak berpenghuni dan biasa digunakan untuk pelatihan TNI AL. Meskipun demikian tidak ada larangan untuk berkunjung ke pulau ini. Pulau ini juga salah satu spot terbaik untuk snorkeling. Kita bisa membawa sendiri peralatannya atau menyewa di sana. Jarak dari Pulau Pahawang ke Pulau Kelagian sekitar 45 menit. Di sini kita akan menemukan pemandangan bawah laut yang tak kalah indahnya dengan Pulau Pahawang. Begitupun dengan pemandangan matahari terbenamnya akan memanjakan kita tentu jangan lupa untuk berfoto di sana.

Info Lainnya:  12 Alasan Kenapa The Onsen Hot Spring Resort Malang Bisa Bikin Rencana Anda ke Jepang Batal

Pulau Kelagian Kecil

Pulau Kelagian Kecil ini adalah spot snorkeling pertama yang kita kunjungi. Lokasinya ini bisa menjadi satu rute saat menuju ke Pulau Pahawang. Jadi tergantung pada tourguide nya yang menentukan jalannya. Ada yang beberapa sengaja mengunjungi Pulau Kelagian Kecil ini sebagai destinasi pertama sebelum sampai di Pulau Pahawang. Memiliki luas sekitar 1 hektar, sudah mendapatkan pengakuan dari pengunjung bahwa kelagian kecil ini lebih bagus dari kelagian besar. Suasana khas pantai juga lebih terasa.

Taman Nemo

Pernahkah kita menonton film Finding Nemo? Pasti pernah, di Pulau Pahawang Besar kita akan menemukan taman Nemo. Lokasinya itu tepat berada di tempat snorkling. Saat kita menemukan tujuan lokasi snorkeling disitu pula lah habitat alam ikan nemo. Nama asli dari ikan nemo itu adalah ikan badut atau ikan giru. Ada banyak ikan nemo yang bebas berenang di sekitar anemon laut.

Tanjung Putus

Tanjung putus ini bentuknya seperti sebuah jembatan unik yang menghubungkan Pulau Pahawang Kecil. Yang uniknya jembatan pasir ini akan terlihat dan bisa kita lewati ketika laut sedang surut. Saat pasang jembatan pasir tidak akan terlihat karena berada di bawah airnya.

Sekitar Pulau Pahawang Besar dan Kecil

Tentu sekitar Pulau Pahawang menjadi objek wisata kita. Di sini terdapat penginapan yang dapat kita sewa untuk bermalam dan beristirahat. Bentuk penginapannya berupa wisma-wisma yang dikelola oleh penduduk setempat. Suasana pantai dengan sunset dan sunrise nya akan sangat terasa apalagi dengan pasir putih kecoklatan.

  1. Persiapan Berlibur ke Pulau Pahawang

Sebelum berkunjung ke pulau terpencil ini, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan dan jangan sampai terlewat. Hal pertama yaitu akomodasi. Akomodasi ini termasuk pada biaya penginapan. Di Pulah Pahawang terdapa tiga dusun utama yang biasa digunakan tempat bermalam oleh wisatawan. Yaitu Pagetahan, Cukuh Nyai dan Jelarangan. Masing-masing dusun memiliki 4 tempat penginapan atau villa. Kisaran harganya IDR 2,5 – 3,5 juta per malam. Dalam satu villa bisa digunakan hingga 40 orang. Kita tidak perlu memikirkan makan karena harga itu sudah termasuk makan. Hal yang kedua yaitu listrik. Di Pulau Pahawang pemasangan belum terpenuhi semua, jadi beberapa villa menggunakan genset. Semalam genset akan dinyalakan namun 4 jam dari siang menuju sore akan dimatikan otomatis.

Info Lainnya:  Pesona Alam Taman Nasional Komodo

Hal ketiga yaitu waktu terbaik untuk berkunjung. Jika dilihat dari waktu, kita bisa saja berkunjung kapan saja namun ada beberapa waktu-waktu yang bagus saat berkunjung ke Pulau Pahawang. Menurut warga sekitar, waktu yang baik dengan cuacanya yang baik pula ada pada bulan Mei hingga Agustus. Kita harus menghindari saat musim angin barat, namun terkadang cuaca tersebut tidak dapat diprediksi. Jadi pastikan kita telah memantau prediksi cuaca sebelum berkunjung ke Pulau Pahawang.

Hal keempat yang harus diperhatikan adalah hewan apa saja yang harus kita hindari. Di Pulau Pahawang memang masih sangat asri. Segala hewan laut juga masih menempati pulau tersebut. Apalagi dengan banyaknya spot snorkeling pasti kita akan bertemu dengan beberapa hewan laut. Di beberapa lokasi snorkeling seperti Pulau Pahawang Besar, Pulau Kelagian Besar dan Kecil kita mungkin bertemu dengan papan yang bertuliskan “I Love Pahawang” yang sengaja berada di bawah laut itu digunakan untuk menciptakan sebuah habitat baru. Hewan yang harus kita hindari termasuk bulu babi, pari, bayi ubur-ubur atau ubur-ubur, ikan batu dan ular laut. Satu lagi yang bentuknya seperti bintang laut dengan bulu di atasnya yaitu bulu seribu.

Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah akses. Jika tadi dijelaskan menggunakan jalur udara dan menuju Dermaga Ketapang kemudian sebelumnya melalui jalur udara. Kali ini akan dijelaskan melalui jalur air. Jika kita melewati jalur air atau laut kita akan menuju Pelabuhan Bakauheni menggunakan kapal ferry. Setelah itu menggunakan kendaraan darat bisa menyewa atau umum menuju Pelabuhan Ketapang sekitar 3 jam perjalanan. Di Lampung menyewa mobil bisa sekitar IDR 600.000 per hari nya. Kemudian menuju Pulau Pahawang menaiki boat dengan membayar IDR 2 juta untuk 2 hari dengan kapasitas orang 20 – 30 orang.

 

Harga Tiket                 : Sewa kendaraan ke Dermaga            Rp. 200.000

Sewa kendaraan ke Pulau                 Rp. 400.000 – 500.000

Opening Hours            :

Bus Parking                 : No

Food Court                 : Yes

Address                       : Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan.