Sanghyang Heuleut: Danau Berwarna Indah yang Terletak Diantara Bebatuan Purba

0
33

Hallo sahabat traveler’s, bagi Anda yang saat ini tengah mencari tempat untuk bersantai, melepaskan segala bentuk beban dan juga penat dengan rutinitas kota, dan Anda tengah mencari tempat wisata alam yang sangat asri, maka ini dia jawabannya, Sanghyang Heuleut.

Sanghyang Heuleut merupakan salah stau tempat wisata alam yang mampu menyuguhkan pemandangan dan juga udara yang sangat luar biasa asrinya. Di kawasan ini Anda akan menemukan pemandangan bebatuan yang memang di sebut-sebut sebagai bebatuan purba serta tebing yang sangat indah. Bahkan Anda juga akan merasakan segarnya gemercik aliran sungai di kawasan tersebut.

Tidak sampai di sana, karena kawasan wisata ini juga memiliki keindahan lainny ayang pastinya bisa membuat Anda terpukau. Dan ada satu hal yang harus Anda ketahui, bahwa tempat ini ternyata merupakan salah satu bukti sejarah danau purba, yang mana pada zaman dulu menggenangi kota Bandung, satu kawasan dengan Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek.

SEJARAH SANGHYANG HEULEUT

Sampai saat ini masih belum jelas kenapa kawasan tersebut dinamai dengan Sanghyang Heuleut. Jika kita artikan kata demi kata, maka arti dari Sanghyang adalah “tempat yang suci”, sedangkan Heuleut sendiri memiliki arti “selang antara dua waktu”. Mungkin saja kawasan ini dinamai seperti itu karena konon katanya kawasan ini erring di kunjungi oleh para bidadari yang memang memiliki perbedaan waktu dengan dunia manusia.

Warga sekitar yang bermukim di Saguling, di mana desa tersebut berdekatan dengan kawasan Sanghyang Heuleut mempercayai mitos tersebut, dengan begitu kawasan ini juga dijadikan sebagai tempat keramat oleh warga sekitar.

ALAMAT SANGHYANG HEULEUT

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke kawasan ini, mungkin Anda harus menelusuri jalan setapak dulu dengan berjalan kaki sekitar 2 jam. Dan Sanghyang Heuleut ini berlokasikan di kampung Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 43283.

Info Lainnya:  Bukit Moko Bandung: Melihat Romantisme Kota Parahiangan Dari Ketinggian

Meskipun Anda harus cape menyusuri jalan setapak untuk menuju lokasi ini, namun kami pastikan Anda tidak akan menyesal karena keindahan alamnya yang masih sangat asri serta jauh dari yang namanya polusi kendaraan. Bukan hanya itu, pemandangan dari atas juga sangat luar biasa menakjubkannya.

JAM BUKA SANGHYANG HEULEUT

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke kawasan tersebut, jam buka Sanghyang Heuleut yaitu:

  • Senin: 08.00–16.00 WIB
  • Selasa: 08.00–16.00 WIB
  • Rabu: 08.00–16.00 WIB
  • Kamis: 08.00–16.00 WIB
  • Jumat: 08.00–16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00–16.00 WIB
  • Minggu: 08.00–16.00 WIB

TIKET SANGHYANG HEULEUT

Setiap pengunjung yang datang ke kawasan tersebut akan di kenakan tariff Rp. 10.000/orang, harga tersebut belum termasuk dengan harga parkir. Untuk parkir kendaraan roda dua dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000 dan roda empat di kenakan biaya parkir sebesar Rp. 10.000.

Bukan hanya itu, di kawasan ini juga pihak pengelola menyediakan jasa sewa pelampung bagi Anda yang ingin menyewa, yaitu dikenakan tariff sebesar Rp. 20.000/orang. Dan bagi Anda yang ingin menyewa jasa pemandu untuk menelusuri beberapa kawasan seperti menjelajahi sanghyang heleut, sanghyang tikoro atau sanghyang poek akan di kenakan tariff sebesar Rp. 5.000 – Rp. Rp. 50.000/orang.

Dan itu ulasan kami mengenai Sanghyang Heleut yang mungkin saja bisa Anda kunjungi di lain waktu. Dimana kawasan wisata ini sangat eksotis dan juga memiliki udara yang masih sangat asri, cocok bagi Anda yang mulai penat dengan rutinitas kota.