Bangkinang Kota (SatuLensa.com) - Pemerintah Kabupaten Kampar mengundang Ustadz Solmed untuk menghadiri acara Tasyakuran Hari Jadi Kampar yang ke-76, yang berlangsung di Masjid Al-Kiram Bangkinang Kota pada hari Kamis (5/2/2026). Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan dihadiri oleh ratusan jemaah.
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, MSi, dalam sambutannya saat membuka acara, menyatakan bahwa Tasyakuran ini diadakan dengan menghadirkan Penceramah terkenal Ustadz Solmed sebagai upaya agar Kabupaten Kampar senantiasa mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah.
"Dengan tasyakuran yang kita laksanakan hari ini bersama Ustadz Solmed, kami berharap Kabupaten Kampar selalu diberi keberkahan, dan kami juga berdoa semoga semua kegiatan yang kami adakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Kampar yang ke-76 dapat berjalan dengan baik dan lancar," harap Hj. Misharti.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk meramaikan dan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kampar, serta terus berperan aktif dalam membangun Kampar dengan sepenuh hati.
"Membangun Kampar harus dilakukan dengan kebersamaan, tentu memerlukan kerjasama yang baik antara ASN, masyarakat, dan juga dengan para pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Kampar. Dengan membangun bersama dengan hati, artinya kita membangun dengan keikhlasan, ketulusan, dan hati yang bersih. Insya Allah, saya bersama Pak Bupati Kampar, Bapak Haji Ahmad Yuzar, akan terus berupaya dan berjuang agar masyarakat Kabupaten Kampar merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Ustadz Solmed dalam tausiahnya juga mendoakan agar Kabupaten Kampar selalu dalam keberkahan dan rahmat Allah serta dijauhkan dari segala musibah. Ustadz yang bernama lengkap Sholeh Mahmoed ini juga mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam diri dan dalam memaknai hari jadi.
Dalam acara Tasyakuran ini, juga dilakukan penyerahan wakaf Al-Qur'an dari Pemkab Kampar dan jemaah melalui Yayasan Bina Insani Cahaya Nusantara dalam program Satu Juta Al-Qur'an untuk Indonesia.
